Cooca
Decision Simulator

Simulasi What-If Bisnis UMKM

Apa yang terjadi pada keuntungan Anda jika harga bahan baku naik 15%? Atau jika Anda memberi diskon promo 20%? Uji dampaknya secara real-time sebelum mengambil keputusan!

1. Kondisi Bisnis Normal Saat Ini
Omzet Bulanan Rp
Biaya Bahan Rp
Laba Normal Rp
+%

Simulasikan dampak kenaikan harga beras, telur, minyak, kopi, atau sparepart.

% Diskon

Potongan harga langsung untuk promosi musiman atau cuci gudang.

+% Volume

Diskon biasanya menarik pembeli baru. Berapa perkiraan lonjakan pesanannya?

Hasil Simulasi Laba Proyeksi
Laba Bersih Setelah Skenario
Rp
Selisih: Rp dari kondisi awal
Omzet Proyeksi: Rp
Beban Bahan Baru: Rp
Beban Operasional Tetap: Rp

Mengapa Simulasi What-If Penting Bagi UMKM?

Banyak pengusaha UMKM terlena memberikan diskon besar tanpa memperhitungkan berapa lonjakan kuantiti penjualan yang dibutuhkan untuk menutupi margin keuntungan yang tergerus. Simulasi sensitivitas What-If membantu Anda mengambil keputusan berbasis data nyata, bukan sekadar intuisi.

Jebakan Diskon Promo

Jika margin keuntungan Anda adalah 30%, memberikan diskon 15% mengharuskan Anda menjual 100% lebih banyak volume hanya untuk menghasilkan nominal laba bersih yang sama. Jangan adakan diskon tanpa mengukur elastisitas permintaan.

Strategi Hadapi Inflasi Bahan Baku

Saat bahan baku melonjak, Anda memiliki 3 opsi: menaikkan harga jual, mengecilkan porsi (*shrinkflation*), atau melakukan rekayasa menu (*menu engineering*) dengan menonjolkan produk bertarget margin tinggi.